Marina Bay, Sabtu, 08-08-2008
Akhirnya, serasa sudah di Singapur ini kalo sudah maen ke icon wisata Merlion. Patung kepala singa berbadan ikan (Mermaid Lion) ini diresmikan sebagai ikon wisata tahun 1972, bisa dilihat dari prasastinya. Saya maen kesini pas jam 12, jadi pas panas-panasnya. Disini berkumpul banyak tempat yg bisa dilihat.
Dari China town naek MRT ke St Duby Gaut, trus pindah naek yg ke St City Hall, nah dari situ jalan kaki deh. Keluar pintu B, disebrang terlihat jelas Plaza Capitol Centre. Kita bisa ke kiri atau ke kanan, tapi mending kekanan supaya melewati monumen Civilian Memorial War, nah gak tau deh artinya soalnya saya kurang merhatiin karna ngebet pengen lihat sang Merlion tea. Dibelakang stasiun ini ada bangunan Gereja St. Andrrew yang megah, luas dan dengan halamannya yg teduh karna banyak pohon. Kita bebas masuk dan sedikit duduk-duduk dibawah pohon rindangnya. Walaupun cuaca panas, tapi anginnya sejuk karna dibawah pohon.
Disebrang kanan adalah Padang yang artinya tanah lapang dan disebrang depan ada gedung Education Comission yang megah berarsitektur eropa.
Disampingnya ada menara dengan jam besar, nah lho ada Padang, ada jam besar,, kayak jam gadang di Padang ya ? Bukan niru kan ? Karna disini lagi peringatan kemerdekaan, lapangan ini penuh dengan orang2 yg lagi persiapan sepertinya. Lewat lapangan ini sampailah kita ke marina Bay, kekanan ke Merlion Park dan kekiri ke Gedung Theatre espalanada yag besar dan bentuknya unik seperti berduri. Disebelah luar ada teater terbuka yg mengambang diatas laut. Kebetulan lagi ada pertunjukan musik tradisional gitu.
Dari situ dilanjutkan jalan ke Flywheel yang besar dg diameter 165m, 28 kapsul dg kapasitasnya 28 orang, nah belom berani naik nih, tiketnya 28 $
Naik kejembatan yg melintas diatas pantai menuju Merlion park. Wah ini hari sabtu banyak banget orang-orang. Karna lagi musin olimpiade, disini dipasang layar lebar, live siaran olimpiade, saya bingung dg proyektor yg dipakainya, siang terik begini api layarnya masih jelas kelihatan dari jauh, berapa puluh ribu lumen tuh proyektornya ?
Sepertinya saya harus kesini lagi, dan nyari waktu sore atau malam hari untuk lebih menikmatinya dg suasana yg lebih dingin. Photo-photo dan menikmati trus pulang deh. Nah pas pulang lewat padang lagi, disini orang-orang mulai masuk lapangan dan tiap orang diberi satu kantong makanan dan minuman, gratis kelihatannya. Tapi karna panas saya tidak tertarik, masa harus duduk ditengah lapangan di tengah hari begini ? Dikasih dua kantong keresek juga gak mau.
Yang unik disini adalah banyaknya polisi. Disini polisi seragamnya biru-biru. Biru seperti celana SMP di Indonesia. Polisinya ramah-ramah dengan senyum kalo kita liatain atau kita ajak senyum. Disekitar padang ini banyak mobil polisi warna merah dengan tulisan Special Operation Command, nah polisi apakah itu ? saya tidak tahu. Kalo mobil polisi biasa warna biru. Trus juga ada sedan putih, motorist putih dan polwannya pake motor matik euy… sepertinya Kymco tapi dg model skubek jadi rodanya agak gede.
Rupanya ditempat wisata inilah banyak polisi, soalnya dijalanan tidak pernah terlihat ada polisi, mereka mengawasi jalanan dari kamera saja yang tiap pojok ada. Yang rada heran disekitar Padng ini kelihatan banyak polisi bule, karna penasaran saya samperin, ternyata di rompinya ada tulisan Auxilary Police, polisi apalagi nih ?